Skip links

Bagaimana Content Marketing Anda di 2018?

Content marketing terus berkembang. Selama bertahun-tahun, telah terlihat beberapa tren yang muncul seperti; sebuah brand menjadi penerbit, munculnya video, dan native advertising semuanya menjadi bagian penting dari sebuah program konten.

 

Langkah pengembangan program konten tentunya sangat diperlukan, sehingga brand perlu secara konsisten melakukan evaluasi dasar terhadap upaya yang telah diterapkan dalam menghadapi perubahan yang sangat dinamis di era digital saat ini, seperti;

  1. Kemampuan perusahaan untuk mengikuti dan berkembang terhadap perubahan-perubahan yang ada, baik dari sisi social media, maupun aplikasi-aplikasi yang membantu kelangsungan sebuah program konten.
  2. Memahami platform yang paling tepat untuk digunakan guna mendapatkan target audience yang ditujukan.
  3. Pengukuran ROI sangat penting agar dapat membuktikan bahwa strategi marketing yang digunakan sudah efektif dan berdampak positif bagi brand tersebut.
  4. Tekanan untuk harus menghadirkan konten yang relevan namun mudah di-share dan menarik di antara sekumpulan iklan video.

 

Selain beberapa hal tersebut, brand juga perlu memperhatikan dan mendengarkan target audience agar dapat terus mengikuti perkembangan yang ada, khususnya dengan aktifnya generasi milenial di media social sebagai kekuatan pendorong, dimana mereka dapat dikategorikan sebagai salah satu mayoritas pengguna yang sangat bergantung pada internet untuk informasi dan koneksi. Sehingga, apa saja hal yang perlu dipertimbangkan agar dapat memenangkan “target audience” Anda di tahun 2018 ini?

 

1) Personalisasi konten yang terus berubah

Brand yang sukses tidak lagi hanya memproduksi satu post atau video. Saat ini para marketer dapat membuat ribuan potongan konten untuk satu kampanye.

 

2) Menggunakan influencer sedang meningkat

Penggunaan influencer oleh sebuah brand semakin meningkat.

Alasan untuk perubahan ini adalah bahwa marketer mencari cara untuk menyampaikan pesan brand dengan cara yang lebih otentik daripada iklan.

 

3) Pelokalan konten

Seimbangkan produksi konten global dan lokal.

Sebelumnya, konten biasanya dibuat di kantor pusat global dan dikirimkan ke kantor lokal untuk penerjemahan dan penempatan media. Sekarang, kantor lokal menggunakan aset media untuk membuat konten mereka sendiri. Hal ini tidak hanya menghasilkan konten yang lebih sesuai untuk pasar lokal, tetapi ini juga memungkinkan kantor lokal membuat konten khusus untuk segmen lokal, yang sering berbeda dari segmen global.

 

Mengikuti tren terbaru dalam content marketing merupakan tantangan tersendiri, sehingga diperlukan komitmen dan kemampuan untuk terus mempelajari perkembangan yang ada di dunia media sosial dan bagaimana menyikapinya.

 

Hubungi marketing@didand.co.id atau kunjungi www.didand.co.id untuk konsultasi langsung dengan tim kami dan diskusikan strategi content marketing yang tepat untuk brand Anda.

Leave a comment